Steven Jaconias Davidsz

Jumat, 12 April 2013

Biografi. . .

Seorang anak bontot ( panggilan untuk anak yang paling kecil ) dari 2 bersaudara yang hidup di keluarga sederhana. Ayah saya adalah seorang pelaut dan ibu saya adalah seorang ibu rumah tangga, saya dibesarkan dengan penuh kasih sayang dari kedua orang tua saya. Dimasa kecil saya dulu sama seperti anak – anak kecil pada umumnya yang senang bermain dan bermain, saya menghabiskan waktu kecil dengan bermain bersama teman – teman sebaya. Masuk pada usia 5 tahun saya duduk di kelas 1 sekolah dasar, yang seperti orang bilang bukan usia yang pantas untuk anak 5 tahun duduk di kelas 1 sekolah dasar, namun dengan pernyataan orang – orang seperti itu saya membuktikan dengan tidak pernah tinggal kelas atau tidak naik kelas. Saya bukanlah orang pintar, namun saya percaya apabila kita mau berusaha dan belajar serta bekerja keras apapun yang kita inginkan akan tercapai. Kalau ditanya hobby, kebanyakan anak laki – laki akan menjawab ingin menjadi seorang pemain sepak bola, demikian juga dengan saya yang ingin menjadi pemain sepak bola professional. Namun keinginan tersebut tidak tercapai karena pada kelas 2 SMP saya mengenal olahraga basket (yang sekarang menjadi hobby saya selain sepak bola), bagi saya saat ini adalah basket merupakan salah satu bagian dari dalam diri saya. Keinginan saya untuk menjadi pemain basket profesional juga muncul pada saat kelas 1 SMA, namun keinginan itu juga tidak dapat terwujud karena kurang terlalu seriusnya saya untuk mendalami olahraga Michael Jordan ini. Lulus SMA saya melanjutkan untuk berkuliah di Universitas Gunadarma mengambil jurusan system informasi, saya berfikir bahwa jurusan ini jurusan yang sesuai dengan apa yang saya pikirkan pada saat masih SMA dulu yang berfikir bahwa computer yang dipelajari di jurusan ini adalah pelajaran computer seperti office (word, excel, power point). Di kampus saya dan beberapa teman yang lain yang memiliki hobby sama juga sering bermain basket bersama.  Setelah masuk kuliah dan menghadapi segala mata kuliah yang jauh sekali dari bayangan saya sebelumnya saya sempat untuk ingin berhenti kuliah, namun rasa semangat untuk ingin terus kuliah muncul lagi di semester 3 hingga sekarang sudah semester 7. Saya ingin bisa lulus kuliah dengan tepat waktu dan bisa mendapatkan karier yang sukses serta bisa membuat kedua orang tua saya bangga dan bahagia. Satu kebanggaan bagi saya adalah bisa lulus kuliah dan bisa membuat orang tua saya bangga bahwa anak laki – lakinya bisa menjadi seorang sarjana computer, karena di dalam keluarga Maluku, seorang anak laki – laki adalah seorang pemimpin dan yang akan membawa nama baik keluarga sehingga apabila anak laki – laki tidak berhasil akan menjadi beban bagi orang tuanya.

0 komentar:

Poskan Komentar