Steven Jaconias Davidsz

Senin, 28 Maret 2011

Kurva Indiference 2

Konsumen akan memperoleh kepuasan maksimum jika ia mengkonsumsi seluruh penghasilannya untuk membeli dan mengkonsumsi kombinasi barang/jasa di mana garis anggaran bersinggungan dengan kurva indifference.


¯ Perubahan Harga Barang

Apabila terjadi perubahan harga barang yang dibeli konsumen, maka perubahan harga ini akan tampak pada perputaran garis anggaran /BL.\, sehingga akan berakibat adanya persinggungan yang baru antar garis anggaran yang baru dengan kurva tak acuh lain. Lihat gambar !

Pergeseran titik keseimbangan konsumen ini disebut dengan efek harga (price effect), yang disebakan oleh adanya dua kekuatan, yaitu:

1. Efek pendapatan (income effect)

2. Efek substitusi (substitution effect)

Efek pendapatan

* dengan turunnya harga barang A, maka pendapatan riel konsumen meningkat. Oleh karena itu konsumen cenderung meningkatkan barang yang dikonsumsinya, apabila barang tersebut merupakan barang normal.

Pergeseran garis dari I/PB – I/PA menjadi I’/PB – I’PA1’

Dan garis anggaran baru ini menyinggung kurva tak acuh KT2 pada titik G. Jadi titik keseimbangan geser dari titik E ke titik G (yang disebut efek pendapatan

Efek substitusi

* adanya kecenderungan konsumen untuk mengkonsumsi barang yang harganya lebih murah guna menggantikan barang yang harganya relatif lebih mahal.

Titik keseimbangan bergeser dari titik G ke titik F (yang disebut efek pendapatan).

Apabila terjadi perubahan harga barang yang dibeli konsumen secara terus menerus, maka konsumen akan pindah dari titik keseimbangan yang satu ke titik keseimbangan yang lain, dan apabila titik keseimbangan yang itu dihubung-hubungkan, maka akan diperoleh kurva konsumsi harga / KKH (Price Consumption Curve = PPC)

Kurva Konsumsi Harga:

* kurva yang menghubungkan titik-titik keseimbangan konsumen apabila terjadi perubahan harga salah satu barang yang dikonsumsi dengan pendapatan konsumen dan harga barang lain tetap.


° Perubahan Pendapatan

Apabila tingkat pendapatan konsumen berubah, namun harga barang yang dikonsumsi tetap, maka garis anggaran akan mengalami pergeseran, yakni sejajar dengan garis anggaran semula.

Gambar 3.8 menunjukkan:

Dengan meningkatnya pendaptan konsumen garis anggaran pindah dari I0/PB0 - I0/PA0 ke I1/PB1 – I1/PA1. Apabila titik keseimbangan konsumen E dan F kita hubungkan, maka kita memperoleh apa yang kita sebut dengan kurva konsumsi pendapatan / kurva konsumsi penghasilan / KKP ( Income Consumption Curve = ICC).

Kurva Konsumsi Pendapatan:

* kurva yang menghubungkan titik-titik keseimbangan konsumen apabila terjadi perubahan pendapatan pada tingkat harga barang yang tidak berubah.

C. Pendekatan Atribut

Diperkenalkan oleh Kelvin Lancaster (1966)

Pendekatan ini menggunakan analisis kepuasan sama digabung dengan analisis kurva tak acuh.

Asumsi:

Perhatian konsumen bukan terhadap produk yang dihasilkan perusahaan, melainkan lebih pada atribut barang yang bersangkutan.

Atribut: jasa yang dihasilkan dari penggunaan dan atau kepemilikan barang tersebut. Cth: Atribut sebuah mobil di antaranya meliputi jasa pengangkutan, prestise, privasi, keamanan, dsb.

0 komentar:

Poskan Komentar